antara saya dan bajaj

28 April 2008

bukan,, tulisan ini bukan untuk ngebandingin antara saya dan bajaj,, yaa walaupun sama-sama ngejreng

jadi begini, hari-hari saya 5 bulan belakangan ini diwarnai oleh bajaj, bajaj, dan bajaj (2 kali sehari 10 kali seminggu, berhubung kantor suami dan kantor saya beda arah),,

bajaj, kendaraan masa kini

apa boleh buat, gak ada jalan lain dari terminal blok m ke kantor saya di daerah wijaya kecuali dengan bajaj. kendaraan mahadahsyat berwarna oranye gonjreng ceria (kadang saya suka mikir, apa bajaj ini anaknya metromini,, warnanya kok sama, tampangnya kok enggak –mungkin anak angkat kali ya, kita anggap aja begitu–)

nah, belakangan ini saya suka merhatiin bajaj varian beda, alias bajaj bbg berwarna biru (5 b, dong).

bajaj bbg

bukan,, bajaj bbg ini bukan kancil,,

kancil yang gak doyan ketimun

kalo kancil sih saya udah pernah naik.. dan lagi, kancil tu ya kancil, bukan bajaj.

yak lanjut, jadi pada intinya saya pengeeenn banget naik bajaj bbg itu (terobsesi) tapi kok ya gak pernah ada ya di sekitar blok m.. pengen ngerasain sensasinya bajaj bbg..

yang bikin shock, bajaj bbg ini telah mematahkan stereotype bajaj tradisional yang mana “hanya Tuhan dan supir bajaj yang tau kapan dia belok”…

iya! iya! bajaj bbg ini punya lampu sein tik-tuk-tik-tuk (takjub)… duh, pengeenn.. mudah2an kesampean ya in this mean time,,

:::::::::::::::::::::::::::::::::

pesan moral: plus minus naik bajaj

plus: peredaran darah menjadi lancar! (karena tubuh anda bergetar dari ujung rambut hingga ujung kaki!)

minus: hati-hati, jika anda sudah turun tapi getar masih berlanjut, jangan salahkan tukang bajaj


yang bikin macet bukan si komo!

25 April 2008

iya,, yang bikin macet bukan si komo.. tapi motor!


busway lagi..

25 March 2008

hari ini di jalan menuju kantor, gak sengaja ngeliat busway yang berhenti di tengah jalan. tepatnya pas sebelum jalan masuk ke terminal blok m.

dipikir2, kenapa mesti berhenti di tengah jalan ya?

ternyata di depannya teronggok mobil mewah toyota harrier.

insting saya sih, kayanya tu busway hampir (atau sudah?) nyerempet tu toyota harrier.

keliatannya yang punya harrier agak2 ga terima kalo mobilnya diserempet (apa hampir keserempet sih?). –ya iyaaalaah gak terima– trus langsung turun mobil sambil sewot dan terlihat berancang-ancang mo nonjok supir buswaynya.

yang menariiiikkk, ada seorang penumpang busway yang keliatan menyoraki “yak pukul!” “yaaaakkk!!!” dari dalem busway. daaaaan, si penumpang yang menyoraki ini adalah seorang bapak-bapak dengan peci haji.

ya ampuuuuunnn.

speechless.